Processing...
Kesehatan Medis | Nanggroe Aceh Darussalam

Fitriani Ingin Sembuh Dari Elephantiasis Dan Papiloma

Project Creator:
Basecamp Solidaritas Indonesia

Rp. 0


Hari Tersisa

Open Goal

0

Donatur

Setiap tindakan 'Share' sangatlah berarti!
Mari bersama-sama membangun harapan.


Embed script diatas ke dalam website atau artikel sebagai widget untuk menampilkan project ini.

Memberi Pertama

Rp. 50.000
Rp. 100.000
Rp. 250.000
Rp. 500.000
Rp. 1.000.000

» Lanjut

‘Bahkan kami sempat hampir dibunuh saat membawa dia berobat ke idi saat masa konflik dulu karena dikira kami bagian dari gerakan separatis aceh,tapi karena demi anak apapun akan saya tempuh dan saya lakukan supaya dia bisa sehat kembali..’

(Hasanah,Ibu Fitriani)


Fitriani kecil tinggal di Dusun Teupin Bugeng,Alue Beurawe,Kota Langsa bersama kedua orang tuanya.
Dia pertama kali divonis mengidap penyakit elephantiasis sejak berusia 12 tahun ketika sedang bermain bersama teman-temannya dan terjatuh hingga mengakibatkan kakinya terkilir dan tidak diketahui oleh orang tuanya.

Seiring berjalannya waktu ternyata pembengkakan pada kakinya pun kian membesar dan karena kurangnya pengetahuan akan medis sang ibu hanya membawanya berobat pada ahli kusuk/pijat setempat yang ada di desanya.
Bukannya membaik tapi kaki fitriani semakin hari semakin membengkak dan berdasarkan saran dari tetangganya ia pun coba membawa fitriani memeriksakan keadaannya kedokter yang kemudian menganjurkan agar fitriani tidak lagi dikusuk melainkan harus dioperasi.

Dia menjalani operasi pertama pada tahun 2004 di RSUD Langsa tepat diusianya yang ke 17 dan tak membuahkan hasil yang berarti. Setelah itu Fitriani juga menjalani 3 kali operasi berikutnya di RSUD Zainal Abidin Banda Aceh dan juga tidak menunjukkan kemajuan akan kesembuhan penyakitnya tersebut hingga timbul masalah kesehatan baru disekujur tubuhnya yaitu Papiloma. Dokter menyarankan Fitriani untuk menjalani operasi berikutnya yang harus dilakukan secara bertahap untuk menyembuhkan Elephantiasis dan Papiloma yang diidapnya atau dia akan mengalami kebutaan permanen.



Sejak mengidap Elephantiasis,Fitriani praktis kehilangan masa kanak-kanaknya yang juga diikuti dengan berhentinya ia dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) karena kondisi sakitnya yang kian hari kian parah serta keadaan ekonomi keluarganya yang jauh dari kata berkecukupan . Kenyataan ini menjadi kian perih dan semakin pahit setelah kehilangan suami tercinta yang menikahinya tahun 2009. Sosok suami yang diharapkan mampu menjadi penyemangat sekaligus tulang punggung penopang kehidupan keluarga tersebut pergi meninggalkan dirinya dan kedua anaknya begitu saja tanpa ada kabar apapun sejak 2014 silam.

#SobatSolidaritas kini ia hidup beserta kedua anaknya dirumah milik orang tuanya sejak ia ditinggalkan begitu saja tanpa ada kabar dari sang suami. Ibunya hanya seorang buruh cuci rumah tangga dan ayahnya bekerja sebagai seorang buruh serabutan yang tidak setiap hari memiliki penghasilan tetap dan jelas. Fitriani adalah perempuan yang tangguh serta berpantang menyerah. Hal ini bisa dilihat dari kegigihannya menjaga shalat lima waktu sebagi ikhtiar memohon kesembuhan kepada Allah SWT serta membuat kue pesanan para tetangganya yang hasilnya dipakai untuk kebutuhan anaknya sekolah.


Fitriani sangat berharap agar ada yang mau membantu memenuhi kebutuhan biayanya dalam berobat tersebut sebagai upaya sekaligus ikhtiar dalam menggapai kesembuhannya. Kini pihak keluarga sudah kehabisan harta benda untuk dijual guna memenuhi biaya pengobatan fitriani hingga saat ini dan masih juga belum mampu memenuhi kebutuhan biaya pengobatannya yang terbilang cukup mahal mengingat pekerjaan kedua orang tuanya yang hanya buruh cuci dan buruh serabutan dengan penghasilan maksimal hanya 1.000.000/bulan.

Janda beranak dua inipun bermimpi agar diberikan kesembuhan dari penyakitnya tersebut dan mampu bekerja sebagaimana mestinya guna menghidupi dan menyekolahkan kedua anaknya serta membantu memperbaiki perekonomian keluarga sekaligus meringankan beban kedua orang tuanya. Semoga dengan do'a tertulus dan bantuan terbaik dari seluruh #SahabatBerbagi fitriani bisa mewujudkan mimpinya tersebut menjadi kenyataan sekaligus mendapatkan kesembuhan total dari penyakit yang dihadapinya saat ini.

Klik "MEMBERI SEKARANG" dan jangan lupa sebarkan campaign kebaikan ini agar lebih banyak #sobatsolidaritas lain yang membantu.

Ikuti Kami
Facebook : Basecamp Solidaritas Indonesia
Instagram : @bsihumanity
Twitter : Basecamp Solidaritas Indonesia
Email : [email protected]
Whatsapp Careline : 0822 2562 3445

Disclaimer: Informasi yang tertulis di halaman ini adalah milik project creator dan tidak mewakili IndoGiving

- Informasi belum tersedia -

Jika Anda mengenal pemilik project ini dan mengetahui kebenaran dari project ini, Anda dapat memberikan dukungan untuk membantu pemilik project meningkatkan kepercayaan sehingga dapat dengan segera mencapai target projectnya.
  • Silahkan klik tombol dibawah ini untuk mengisi kolom pendukung.

    Masuk

Penerima Donasi :


Nama:

Basecamp Solidaritas Indonesia

No. HP:

082225623445

Alamat:

Jln.Lilawangsa,Dsn.Bahagia,No.118,Paya Bujok Tunong,Langsa Baro,Kota Langsa,Aceh




Endorser :


  • Basecamp Solidaritas Indonesia

    "Ayo Bantu Fitriani Kembali Sembuh Dari Sakitnya"



0 Giver Urutkan:

Berdasarkan pemberian terakhir diberikan oleh donatur
Berdasarkan pemberian terbesar yang diberikan oleh donatur

    Belum ada donatur.
    Jadilah yang pertama!


Beritahukan project ini ke teman/rekan/sanak saudara agar juga bisa memberi. Terima Kasih!
Terverifikasi :
Project ini telah melewati proses verifikasi IndoGiving.
Kunjungan Lokasi :
Project Creator telah mengunjungi lokasi dan memiliki orang yang dapat dihubungi di lokasi tersebut.
Kunjungan Staff :
Team IndoGiving telah mengunjungi lokasi project ini.
Terhubung :
Penggalangan dana ini terhubung dengan yayasan (XXXXXX)
BCA
Bayar di ATM BCA atau internet banking
Mandiri
Bayar di ATM Mandiri atau internet banking
BNI
Bayar di ATM BNI atau internet banking
Permata
Bayar di ATM Permata atau internet banking
Bank lainnya
Bayar di jaringan ATM bank lain